Ads 468x60px

Featured Posts

Ramadhan Village Kavling Full Fasilitas Di Makassar

Dengan mengharap Ridho Allah Persembahan dari Syahada Development CLUSTER "RAMADHAN VILLAGE" KAVLING serasa PERUMAHAN CLUSTER DENGAN FULL FASILITAS

BISMILLAH.. BELI RUMAH SYARIAH, HARGA GAK BIKIN SUSAH, VIEW SANGAT WAH, BONUS TETANGGA SHALIHAH, MAUU??

Komplek ROYAL ORCHID VILLA adalah Hunian Berkonsep Villa, dengan sistem Pembayaran 100 % Syariah

Siapa Lagi yang Mau Tinggal di Perumahan Syariah dekat dengan STASIUN BOJONGGEDE?

Bismillah .... OPENING GATHERING PRE LAUNCHING AR RAYYAN REGENCY BOJONGGEDE TAHAP II PADA FEBRUARI 2017

AMANI VILLAGE – BANTUL HUNIAN SYARIAH PENUH BERKAH

AMANI VILLAGE yang berarti Kampung atau Area yang Aman Tentram adalah area hunian berkonsep Syariah dengan lokasi strategis dan mengedepankan kenyamanan bagi penghuninya.

SEGERA HADIR PERUMAHAN SYARIAH BOGOR: PERMATA ALAM HIJAU

"Hunian Islami nan Alami". Permata Alam Hijau mengusung konsep modern islamic green living

Rabu, 01 Februari 2017

Peminat Properti Syariah

Formulir Pemesanan Mega Project Hasanah City
bit.ly/PeminatHasanahCityParungPanjang

Formulir Peminat Ar Rayyan
bit.ly/PeminatArrayyanBojonggede

Formulir Peminat Kavling Ramadhan Village Makasar
bit.ly/PeminatKavlingRV

Formulir Peminat Afara First Village Malang
bit.ly/PeminatAfaraFirstMalang

Formulir Peminat Afara First Hills
bit.ly/PeminatAfaraFirstHills

Formulir Peminat Khalifa Premier Cikarang
bit.ly/PeminatKPC

Formulir Peminat Permata Alam Hijau
bit.ly/PeminatPAH

Formulir Peminat Villa Cilame Indah 2
bit.ly/PeminatVillaCilameIndah2

Formulir Peminat Royal Orchid Villa Cimahi
bit.ly/PeminatROV

Formulir Peminat "Amani Bantul"
bit.ly/AmaniBantul

Formulir Peminat Kavling Kampung Kurma
bit.ly/PeminatKampungKurma

Formulir Peminat "Amani Bantul"

Baca Selengkapnya → Peminat Properti Syariah

Resign Dari Bank BRI

"PAMITAN KOPLAK RESIGN BRI
YANG MAK JLEBB..."

Assalamualaikum
Warokhmatullohi
Wabarokaatuh...

"Bismillahirrahmanirrohim..."

Pagi hari tadi, tibalah saya di hari yang sdh saya nantikan sejak lama, yaitu hari dimana saya pamitan di BRI Kantor Cabang Semarang Pandanaran tempat saya bekerja. Ya benar, Saya resign...

Malam sebelumnya, semalaman saya pusing memikirkan...

gimana cara menyampaikan "riba dg bahasa yg simple tapi mak jlebb..."

di forum doa pagi yang dipenuhi banyak pekerja, supervisor2, manager2 dan pimpinan tertinggi yaitu Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Kantor Cabang Semarang Pandanaran

Diakhir kalimat pamitan saya, atas ijin Allah, spontan saya menemukan kalimat ini...

Dengan intonasi serius, dan jeda antar kalimat yg cukup jauh, spy dapet feel renunganya...



"bapak ibu semua..."



"saya ingin menyampaikan sebuah bahan renungan..."
(langsung semua mata tertuju kepada saya, mungkin mereka berpikir, apakah saya mau nekad ngomongin ttg riba disini???).
batin saya, "Ya Benar... saya memang nekad..."

Dan dengan penuh sopan santun, saya mulai mengucapkannya...



"apakah..."



"bapak ibu semua..."



"pernah berpikir..."



"kalau ternyata..."



"sholat kita..."



"puasa kita..."



"sedekah kita..."



"infaq kita..."



"bahkan haji kita..."



"semua amal sholeh kita..."



"semua amal ibadah kita..."



"semua tidak diterima sama Allah..."


"kenapa bisa begitu..."



"ya... memang bisa..."



"Adakah sebabnya...?"



"ada..."
(mereka mulai tercengang... mungkin kaget dengan kata2 "ada")



"taukah bapak ibu, apa sebabnya..."



"jawabannya..."



"adalah..."



"riba..."



(langsung deh... mereka pada tertunduk... "Mak Jlebb pasti...")



Kemudian spy tdk kehilangan moment renungan, langsung saya susul dengan membagikan booklet 13 fakta riba...

Dan...

Pemimpin Cabang BRI adalah orang pertama saya kasih booklet tsb... dan sengaja saya kasi 3 booklet khusus buat beliau...

Baru kemudian saya lanjut bagikan ke manager2, supervisor, dan semua pekerja...

Saya melihat ekspresi wajah2 mereka yang gimanaaa gitu...

Juga sekilas saya sempat melihat senior teman dekat saya yg sdh haji, sempat menepuk-nepukan dg pelan booklet itu ke keningnya...
(Entah apa maksudnya...)

Beberapa ada yg bilang, "mas sebenarnya aku tau riba itu haram, tapi aku belum siap... Aku masih belum berani kehilangan pekerjaan dan..."
(Astaghfirullah hal'adzim...)

Belum cukup disitu, saya dan Mbak Cici yang resign dengan alasan yang sama, secara pribadi menghadap Bpk Pinca, karena mbak Cici buru2 beliau pulang duluan dan saya dapat kesempatan 4 mata ngobrol ttg riba dengan Bapak Pinca, saya salut dengan respon beliau yang "open" terhadap riba. Biasanya orang Bank, apalagi punya jabatan tinggi, diajak bahas riba, biasanya ngeyel cari pembenaran. Tapi beliau bisa menerima, jujur saya salut dengan beliau...

Semoga Allah mudahkan beliau utk semakin paham dan meninggalkan riba...
Aamiin...

Alhasil, pagi tadi, meski belum semua kebagian, tapi sekitar 50 booklet 13 fakta riba, sukses saya bagikan di forum resmi doa pagi PT. BANK RAKYAT INDONESIA(PERSERO)Tbk. KANTOR CABANG SEMARANG PANDANARAN

Bila tulisan saya ini, sampai di tangan bapak ibu pekerja bahkan pejabat BRI, disini sama sekali tidak ada niat buruk, saya hanya ingin mengingatkan kepada bapak ibu semua, bahwa semua penghasilan (dari gaji, uang cuti, insentif, bonus bahkan THR) yang anda terima, itu berasal dari bunga(riba) yang dibayar oleh debitur pinjaman. Dan menurut Islam riba hukumnya haram, artinya semua penghasilan Anda haram...
Maka tinggalkanlah...

Disana, tak banyak yang bisa saya harapkan dari respon mereka, krn tugas kita sesama muslim adalah mengingatkan muslim yang lain saat mereka keliru, selanjutnya hak ALLAAH untuk memberi hidayah kepada mereka...

Semoga semakin banyak saudara muslim kita diluar sana yang semakin tersadar akan bahaya, dosa dan adzad riba...

Ini adalah pengalaman nekad saya yang "koplak 😄" dengan membahas ttg riba di dalam kantor BRI, didepan semua pekerja dan petinggi BRI, rasanya luar biasa bisa melihat ekspresi wajah2 mereka...

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi sebab awal terbukanya hati untuk bisa menerima hidayah dari ALLAAH...

Aamiin...

Wassalamu'alaikum
Warokhmatullohi
Wabarokaatuh...

Irsan Eddy Nugroho
Semarang 07:30 wib
Selasa 31 Januari 2017
Resign dari pegawai tetap
Masa kerja 11 thn 3 bln
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk.

"Alhamdulillahirobbil'alamiin..."
😄🙏
Baca Selengkapnya → Resign Dari Bank BRI

Selasa, 24 Januari 2017

HIdup Berkah


Berkah
Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh Al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli buah semangka untuk istrinya.
Saat disantapnya ternyata buah semangka tersebut terasa hambar.

Dan sang isteri pun marah.

"Kepada siapakah kau marah wahai istriku.?"
Kepada pedagang buahnya kah.?
Kepada pembelinya.?
Kepada petani yang menanamnya.?
Ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu? _tanya Syeikh Al-Imam Syaqiq_

Istri beliau terdiam,

Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya :

"Ketahuilah wahai istriku seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!

_*Maka kemarahanmu, tidak lain hanya kepada yang Menciptakan Semangka itu..!"*_

Pertanyaan Syeikh Al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya hingga air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...

Syeikh Al-Imam Syaqiq Al-Balkhi pun melanjutkan ucapannya :

_*"Bertaqwalah wahai istriku...Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya. Agar Alloh memberikan kebarokahnnya pada kita”*_

Mendengar nasehat suaminya itu... istri nyapun sadar, dan mengakui kesalahannya serta ridho dengan apa yang telah Alloh Subhanallohu Wa Ta'ala tetapkan."

_Pelajaran terpenting buat kita adalah bahwa_

_*Setiap keluhan yg terucap sama saja kita tidak ridho dengan ketetapan Alloh SWT, sehingga barokah Alloh jauh dari kita.*_

Karena Barokah bukanlah serba cukup saja, akan tetapi

_*Barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Alloh dengan segala keadaan yang ada, baik yang kita sukai atau sebaliknya.*_

Barokah itu adalah :

_*"... bertambahnya ketaatanmu kepada Alloh SWT.*_

*Makanan Barokah* itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan yang mampu membuat yang memakannya menjadi lebih taat pd Allah setelah memakannya.

*Hidup yang Barokah* bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub, sakit...bertambah taatnya pada Alloh SWT.

*Barokah itu tak selalu panjang umur,* ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya la

*Tanah yang Barokah* itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Alloh...tiada banding....tiada tara.

*Ilmu yang Barokah* itu bukan hanya yang banyak hafalan Al Qur'an Hadits, telah mengkhatamkan kitab kitabnya dan memiliki banyak catatan catatan nasehat nya, akan tetapi yang Barokah ialah ilmu yang mampu menjadikan seorang lebih taqorub kepada Alloh bisa berbagi dengan keluarga sahabat dan kerabatnya jauh dari hasrat untuk riya' sum'ah dan sombong.

*Penghasilan Barokah* juga bukan gaji yg besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.

*Anak² yang Barokah* bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan yang hebat, tetapi Anak yang Barokah ialah yang senantiasa taat kepada Alloh dan Rosul_Nya dan kelak mereka menjadi lebih shalih dari kita & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya.

_Semoga kita semua selalu dianugrahi kekuatan untuk senantiasa bersyukur padaNYA, agar kita mendapatkan kebarokahanNYA._

Barokallohu lana walakum fiddunya walakhiroh....

Baca Selengkapnya → HIdup Berkah

BAGAIMANA MENJALANI SAAT INI?

Sepanjang ingatan, maka kita semua insyaa Allah tahu bahwa semuanya dimulai ketika kita lahir. Lalu tumbuh menjadi anak-anak, remaja, dan mulai dewasa seperti sekarang. Tapi seberapa sering kita mencoba menelaah, ada apa di balik semua ini?
Kenapa kita dilahirkan dan menjalani kehidupan ini?
Apakah ini semua akan berjalan begitu saja tanpa sebuah maksud? TIDAK! ❌ Semua perjalanan ini ternyata merupakan bagian dari ujian panjang untuk menilai tempat akhir yang layak buat kita masing-masing. Pelabuhan terakhir: tempat yang penuh kebahagiaan ataukah dasar jurang neraka yang di kelilingi penderitaan. “_Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku_ ..” (TQS. Adz-Dzaariyaat: 56-58)
 Ada orang dalam kehidupan ini kita dapati, begitu tenang menjalani hari-harinya. Baik itu ketika mendapatkan kenikmatan atau pun ketika lagi menghadapi masalah. Mereka dengan tekun melaksanakan sholat, puasa, dzikir, menolong orang lain, menjaga mulut/ucapannya, bekerja keras, dan melakukan berbagai kebaikan lainnya. Masyaa Allah. Mengapa mereka bisa seperti itu? Kuncinya! 🔐
Karena mereka paham dengan urusan agamanya (Islam). Di saat yang sama, kita dapati juga ada banyak orang yang hidup dengan penuh kegelisahan: sering marah, berkata kasar/kotor, meninggalkan dengan ringan ibadah seperti sholat, membaca, Al Qur’an, dan puasa. Bahkan dengan entengnya ada yang berzina, minum miras, mencuri, dan segudang perbuatan negatif (maksiat) lainnya. Tidak ada rasa gelisah ketika melakukannya. Dosa sepertinya sudah mendarah daging dalam hidup mereka. 🎁🎁
 Mengapa mereka berani seperti itu? Karena mereka tidak paham dengan urusan agamanya. Namun semuanya akan tiba-tiba berhenti dan kaget ketika sebuah “moment spesial” terjadi. Malaikat pencabut nyawa datang bertamu. Tanpa mengetuk pintu, tanpa mengirimkan pesan pembuka kunjungan, dan tidak akan bisa ditolak kedatangannya. Bisa beberapa saat lagi, bisa besok, bisa pekan depan, atau di waktu dan kesempatan yang memang kita tidak bisa mengetahuinya. Bahkan bisa saja setelah selesai membaca tulisan ini Innalillahi wa inna ilayhi raji’un. 🏁🏁
Sudah siap?!? Lalu apa yang selanjutnya akan kita lewati? Perjalanan lanjutan yang masih panjang menuju alam akhirat. Sudah siap? ✈✈
 Pintu awal memasukinya ketika kita diperhadapkan dengan kematian. Pilihannya : Husnul khotimah (mati/penutup hidup yang baik) atau su’ul khotimah (mati/penutup hidup yang buruk) . Kita mau memilih yang mana? ✈✈
 Selanjutnya, kita akan “diistirahatkan” dalam penantian panjang menunggu kiamat. Pilihannya : Mendapatkan nikmat kubur atau siksa kubur . Kita mau yang mana? ✈✈ Lalu terjadilah kiamat yang dahsyat, di mana pada saat itu tidak ada lagi orang beriman yang hidup. Tinggal orang-orang kafir terhadap Allah yang diberi “kesempatan” merasakan betapa mengerikannya kejadian tersebut. Semua yang ada di alam semesta ini akan hancur lebur dalam peristiwa tersebut. Naudzubillahi min dzalik Kemudian semua orang yang pernah diciptakan lalu dibangkitkan untuk menghadapi penghakiman terakhir yang ujung perjalanannya hanya ada 2 tempat : Syurga atau Neraka. ✈✈ Kita mau yang mana? ⁉ “_Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya_” (TQS. Al Hijr: 45-48) 🎯🎯
 “_Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin_”. (TQS. Shad: 57) 🎯🎯 “_Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan ghossaq, sebagai pambalasan yang setimpal_.” (TQS. An Naba’: 24-26) 🎯🎯 📘📘📘 Kalau ditanya mau yang mana, pasti semua akan menjawab: “_Mau husnul khotimah, mau nikmat kubur, dan mau masuk syurga_”. Tapi, apakah pilihan tersebut bisa kita tentukan saat itu juga? Ternyata tidak! ⚠ Pilihan itu ditentukan sekarang! ⚠ Saat kita masih hidup! Saat ajal belum sampai di tenggorokan! ⚠ 📘📘📘 Jika ingin selamat dalam rangkaian perjalanan tersebut, maka hanya ada satu pilihan, ikuti perintah Allah subhanahu wa ta’ala. Beriman dan beramal sholih. Melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan yang ada dalam Al Qur’an serta tuntunan dalam Al Hadits (Sunnah) yang shohih. Namun jika tidak ada kepedulian dalam diri kita dengan urusan setelah kematian, tidak ada keinginan meraih kebahagiaan dan terhindar dari siksa, maka hiduplah sesuka hati. Lakukanlah segala hal tanpa peduli dengan aturan dari Sang Khalik (Pencipta).
Tidak peduli apa status dan latar belakang kita. Apakah itu bujangan/jomblo ataupun sudah menikah, yang paling penting adalah memaksimalkan diri dalam ketaatan kepada Allah. 📘📘📘
 Semoga kita semua termasuk di antara generasi pencari kebenaran dan kebaikan. Saling menasehati untuk keselamatan akhirat dan saling mencegah dari melakukan kemaksiatan. Hingga akhirnya kita bisa reuni di syurga kelak. Insyaa Allah. Pertanyaan: “_Maukah kita belajar dan memperbaiki diri atau sudah merasa puas dengan kehidupan saat ini?_” Bertemu dengan kematian itu keniscayaan. Pasti akan terjadi. Mau tidak mau, pasti bertemu. Jangan sibuk memikirkan harta, tahta, wanita sampai-sampai lalai memperbaiki ibadah. Jadi apa yang harus kita lakukan selaku Pejuang Property Syariah? Bersemangatlah mencari rezeki dengan niat sebagai salah satu jalan beribadah dan mendapatkan pahala kebaikan. Jemputlah dengan cara yang diridhoi-NYA. Jangan sampai tidak memperdulikan caranya HALAL atau HARAM sehingga diri berlumuran berbagai dosa, terutama RIBA. Tapi berilah semangat lebih untuk mempersiapkan diri menghadapi kematian yang bisa saja hadir setiap saat. Kuncinya, Belajar. Cari dan pahamilah ilmu agama. Semangatlah ikut pengajian, tabligh akbar, baca, dan beli buku islami. “_Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama._” (HR. Bukhari dan Muslim) ✏✏ Latih dan paksakan diri untuk berteman dan berkumpul dengan orang-orang beriman dan sholih. Siapa tahu salah satu dari merekalah yang akan menjadi pintu hidayah kita menggapai syurga. Atau setidaknya bisa menjadi penyelamat kita di akhirat. Insyaa Allah. Pejuang Property Syariah Solusi mencari Hunian Syariah tanpa Riba Bit.ly/BisnisPropertySyariah
Baca Selengkapnya → BAGAIMANA MENJALANI SAAT INI?

Asuransikan Pada Allah

Minggu ini banyak beredar di Facebook video-video rekaman penjahat memecah kaca mobil, dalam hitungan detik kaca pecah dan penjahat dengan leluasa mengambil barang dalam mobil. Bahkan ada rahasia para maling dengan pecahan batu tertentu dikasih ludah sekali lempar langsung ambyarrr!

Saya pernah mengalaminya tahun 2011 lalu, kaca mobil depan sebelah kiri dipecah maling, iPad baru saya langsung melayang. Ketika itu jelas menggerutu, menyesali nasib dan memaki si maling. Setelah tau ilmu tentang riba baru mata saya terbuka, memang maling itu sudah tugasnya mengambil harta saya, tidak ada kejadian apapun tanpa seijin dan kehendak ALLAH kan!

Nabi Muhammad SAW bersabda: "Jauhi tujuh perkara yang membinasakan (membawa pada kehancuran), diantaranya... memakan RIBA" [HR Bukhari 2766 & Muslim 89]

Duh ngaku deh saya, mobilnya saya beli dengan leasing kredit 4 tahun, saya asuransikan all risk, semua apapun resikonya saya sandarkan dan berlindung pada asuransi buatan manusia.

iPadnya? Iyaaa iyaaa.. saya ngaku! belinya juga gesek kartu kredit dengan akad utang riba dengan bunga berbunga, dan ada denda berlipat ganda..

Saya gak protes lagi sekarang, memang ALLAH lah yang mengirim maling itu dulu untuk menjewer saya, mau protes ke ALLAH langsung mana saya berani bro!!
Ayat dan hadist riba itu jelas-jelassss di depan mata gini.. hiks!

Sekarang asuransi pakai apa dong mas?
Saya belajar buanyak pada kawan-kawan yang hijrah duluan, dari para ustadz yang saya temui langsung atau saya lihat kajian-kajiannya di youtube yang penuh ilmu..

Asuransi
Apa itu mas?
BAYAR PREMINYA KE ALLAH LANGSUNG!

Ajaran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa sallam jelas banget, kalau sedekah itu menjauhkan dari bala petaka, mendatangkan rejeki, menyembuhkan penyakit, memanjangkan umur, menenangkan hati, bahkan di hari kiamat nanti semua orang akan bernaung pada sedekahnya..

Yang memberi kita rejeki siapa? ALLAH
Yang membuat kita mampu membeli mobil siapa? ALLAH
Yang menggerakkan tangan dan kaki kita bisa sinkron nyopir mobil siapa? ALLAH
Yang bisa menjaga 100% keselamatan kita dijalan siapa? ALLAH
Yang bisa membutakan mata dan hati pencuri sehingga dia gak minat pada mobil kita siapa? ALLAH
Yang bisa membuat hati pencuri lembek sehingga gak jadi mecahin mobil kita siapa? ALLAH
Yang menjamin kita selamat sampai di rumah siapa? ALLAH

Ini ilmu tauhid, gak bakal bisa dilawan dengan teori asuransi kapitalis apapun buatan manusia..

Maka saya takjub pada kawan-kawan yang sudah membayar premi asuransi kepada ALLAH langsung, dia bersedekah dengan nilai yang malah jauh dari nilai asuransi kepada manusia..

Dia nafkahi anak-anak yatim
Dia santuni duafa dan orang-orang miskin
Dia wakafkan hartanya ke masjid-masjid
Dia obati tetangga yang sakit
Dia bantu orang yang membutuhkan..
niatnya hanya satu, mendapatkan RIDHO ALLAH!
Jika ALLAH sudah ridho, maka keselamatan dunia akherat ada digenggamannya...

Tak perlu menunggu mobilmu dipecah kacanya atau mengalami kecelakaan lainnya..

Berdiskusi dengan hati nurani sendiri, akan membuatmu paham aturan ilahi rabbi..

@Saptuari
Baca Selengkapnya → Asuransikan Pada Allah
 
Blogger Templates